Feeds:
Posts
Comments

Bambu Oju

oju web

Salah satu restoran yang ada di perbatasan antara Jakarta dan Tangerang, dengan posisi resto di pinggir sawah dan membelakangi Bandara Soekarno Hatta, anda pasti dapat merasakan dua nuansa yang sangat berbeda secara bersamaan, karena di satu sisi anda dapat menatap hamparan sawah di sekitar resto sehingga memberikan nuansa  alam pedesaan yang damai dan tenang, di sisi lain anda juga mendapatkan nuansa modern sebuah kota besar dengan menyaksikan dan mendengar gemuruh dari pesawat udara yang sesekali “landing” dan “take off” di bandara yang memang tidak begitu jauh dari tempat anda makan, “Bambu Oju Seafood & resto” layak untuk dijadikan sebagai tujuan wisata kuliner anda kali ini.

oju2

Fasilitas yang dimiliki oleh restoran ini adalah lahan parkir yang luas dan aman, mosholah, toilet yang selalu bersih dan pelayanan yang ramah dari para pramusaji serta “sound system” yang siap digunakan untuk keperluan pada acara-acara tertentu, disamping semua fasilitas yang ada, restoran ini menyediakan beberapa gubuk/saung bambu yang nyaman sebagai tempat anda menyantap makanan, bangunan yang sebagian besar menggunakan material bambu ini dapat menampung lebih kurang 400 orang, pelanggan bisa memilih untuk makan secara lesehan atau duduk di bangku seperti biasa.

bambu oju

Resto ini mulai berdiri sejak 2007, meskipun masih terbilang baru namun sudah memiliki banyak pelanggan, mulai dari masyarakat kalangan atas sampai golongan menengah ke bawah, sering kali para pelanggan datang serombongan, mengingat tempat ini sangat cocok untuk acara “gathering” dikarenakan daya tampung nya yang lumayan banyak. bambu oju

Festival Jajanan Bango (FJB) merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan oleh PT. Unilever Indonesia Tbk., melalui merek kecap andalannya, Bango. ”Festival Jajanan Bango” (FJB) yang digelar kali ini telah memasuki tahun kelima. Jakarta mendapat kehormatan sebagai kota perdana untuk ajang festival jajanan yang bergengsi tersebut. Kota persinggahan berikutnya adalah Bandung (Jawa Barat) dan Surabaya (Jawa Timur).“Penyelenggaraan Festival Jajanan Bango dari tahun ke tahun selalu kami tingkatkan kualitasnya demi memuaskan para pengunjung. Kebetulan pada tahun ini kami mengusung kampanye bertajuk Kekuatan Sepenuh Hati ( The power of whole-heartedness ) yang diterapkan secara menyeluruh untuk segala aktivitas komunikasi pemasaran Bango, termasuk pada FJB.

Delapan Duta Bango yang mewakili kota Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Medan dan Jakarta. Para Duta Bango yang ikut serta dalam FJB 2009 di Jakarta adalah Kupat Tahu Gempol Yang Jempol (Bandung),Soto Udang Medan RM. Rinaldy (Medan), Tengkleng Ibu Edi (Solo),Rujak Cingur Sedati Ibu Nur Aini (Surabaya),Sop Saudara Jl. Irian (Makassar),Brongkos Ibu Suprih (Yogyakarta), dan Tahu Bakso Ibu Pudji – Ungaran (Semarang).Sedangkan Pondok Sate Pejompongan terpilih sebagai Duta Bango wakil Jakarta yang juga bakal mengikuti festival jajanan di kota Surabaya dan Bandung.

Daftar Peserta FJB 2009 di Jakarta :
1. Nasi Campur Ajengan Bali
2. Ayam & Ikan Bakar Taliwang PSKD
3. Ayam Bakar Mas Mono
4. Ayam Penyet Depot Soto Sulung Suroboyo Bu Laminten
5. Bakmi Jawa H. Minto
6. Bakso Bakar dan Ceker Senayan
7. Bakwan Malang Cak Uban
8. Baso Joni Ciragil
9. Bebek Goreng Yogi
10. Bubur Ase Betawi Bu Asnah – Neh
11. Bubur Ayam Attoyibbah
12. Cipta Rasa Nasi Ulam Misjaya
13. Empal Gentong Cirebon Ibu Lili
14. Gabus Pucung & Pecak Gurame Bpk. Misan
15. Gado-gado Bon Bin
16. Iga Bakar Warung Melo
17. Ikan Bakar Nasri
18. Kari Umbi
19. Ketoprak Gandaria
20. Ketupat Sayur H. Mahmud
21. Kwetiauw Aciap
22. Martabak Kubang
23. Mie Aceh Seulawah Benhil
24. Mi Ayam Pak Loso Kumis Jl. Irian/ Lombok
25. Nasi Bakar Selera Pedas
26. Nasi Gila Gondrong Menteng Basuki
27. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih
28. Nasi Pecel Bu Linawati
29. Nasi Timbel Proklamasi
30. Nasi Uduk & Ayam Goreng H. Babe Saman
31. Nasi Ulam Bu Yoyo
32. Pondok Sate Pejompongan
33. RM. Pelangi
34. Rujak Juhi Petojo
35. Sate Bang Tohir Kalibata
36. Sate Tegal Abu Salim
37. Seafood 68 Santa
38. Sop Buntut Cut Mutia
39. Sop Kaki Kambing Enday
40. Soto Ayam Ambengan Bpk Asrif
41. Soto Betawi Mpok Rodemah
42. Soto Ceker dan Ranjau Pak Gendut Jl. Sabang
43. Soto Kaki Sapi Mencos
44. Soto Kudus Otista
45. Soto Mie Suwiryo
46. Soto Tangkar Aneka Sari H. Diding
47. Tahu Petis Yudistira
48. Tahu Slawi & Tempe Mendoan Jl. Barito
49. Tahu Super Pong Lym
50. Tongseng Jati Negara W Sederhana
51. Warung Anglo
52. Asinan Betawi Ny. Isye
53. Dodol dan Geplak Ibu Nining
54. Ice Cream Ragusa
55. Pempek @Bing

Manfaat Kacang Hijau

Kacang HijauKacang Hijau banyak tumbuh hampir disemua tempat di Indonesia. Berbagai jenis makanan (olahan) asal kacang hijau seperti bubur, minuman, bakpia, gandasturi dan lain-lain.

Kandungan yang ada pada Kacang Hijau per 100 gram antara lain :
- Protein (g) 24,0
- Lemak (g) 1,3
- Karbohidrat (g) 56,7
- Kalsium (mg) 124
- Fosfor (mg) 326
- Vitamin B1 (mg) 0,47
- Vitamin B2 (mg) 0,39

Kekurangan energi dan protein yang menyebabkan gizi kurang dapat menghambat pertumbuhan badan.

Vitamin B1 bermanfaat untuk pertumbuhan dan anti beri-beri. Kekurangan Vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan menghambat pertumbuhan. Vitamin B1 dapat meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan. Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa adanya Vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat. Vitamin B1 dapat menambah kegiatan syaraf sehingga menjadi bersemangat. Kekurangannya dalam jangka panjang menyebabkan mudah capai, kurang nafsu makan, berat badan turun, sulit buang air besar dan nyeri syaraf.

Kebutuhan Vitamin B1 terutama untuk mereka yang bekerja lebih banyak menggunakan tenaga (energi) antara lain : olahragawan, anak-anak dalam masa pertumbuhan. Juga ibu hamil dan menyusui sangat membutuhkan Kacang Hijau karena kandungan Vitamin B1 dalam ASI sangat bergantung pada ada tidaknya Vitamin B1 dalam makanan yang dikonsumsi ibu.

Kandungan Vitamin B2 sangat bermanfaat bagi kesehatan karena dapat membantu penyerapan protein dalam tubuh. Selain itu juga berfungsi untuk membantu pertumbuhan badan sebagaimana Vitamin B1. Untuk yang sudah gemuk sebaiknya minum air kacang hijau seminggu sekali biar tidak tambah gemuk

sayuran

Hijau. Bayam, kangkung, sawi hijau (caisim), aneka sayuran daun seperti daun singkong, daun melinjo, daun pepaya, daun katuk, daun kacang panjang, merupakan contoh sayuran hijau. Sayuran hijau umumnya kaya serat dan betakaroten, juga sarat vitamin C, vitamin B-kompleks, serta mineral dan zat besi, kalium, magnesium, fosfor.
Betakaroten termasuk salah satu karotenoid, senyawa penghantam radikal bebas penyebab kerusakan sel. Perannya terhadap kesehatan kulit sangat menonjol. Kurang menyantap sayuran hijau dapat mengakibatkan kulit kering dan bersisik. bercak-bercak hitam pada kulit wajah merupakan tanda awal penuaan dini.
Makan banyak sayuran hijau menungkatkan asupan betakaroten, sehingga meningkatkan kemampuan tubuh melumpuhkan radikal bebas sekaligus memulihkan kembali sel-sel rusak. Untuk urusan menyegarkan kulit, betakaroten tidak bekerja sendirian. Di dalam sayuran hijau juga tersimpan senyawa karotenoid lainnya, yang disebut lutein.
Sayuran hijau berlimpah serat. Kurang makan sayuran hijau mengganggu proses pembuangan sampah makanan. Akibatnya, kulit mengambil alih tugas membuang sampah tersebut, sehingga menimbulkan masalah kulit seperti jerawat, kulit kusam, gatal, mudah alergi. Untuk menghindarinya makan banyak sayuran hijau.
Makaknan mengandung zat tambahan kimiawi sintetis seperti pewarna, baking soda, emulsifer, benzoat, esens berlebihan dan/atau terus-menerus merupakan sumber radikal bebas. Timbunan radikal bebas merangsang munculnya jaringan hiperaktif, yakni kanker. Kesukaan makan sayuran hijau membanjiri tubuh dengan karotenoid, yang mampu membangunkan enzim pelawan kanker, yang disebut enzim fase-II.
Sayuran hijau disarankan disantap setiap hari dan dalam jumlah paling banyak di antara jenis sayuran warna lain. Pilih kombinasi utama berupa sayuran warna jingga dan kuning. sayuran warna merah-ungu dan putih boleh menjadi pelengkap. Namun jika ada kasus tertentu misalnya ketidaksuburan, sayuran warna putih  seperti touge dan jamur sebaiknya dikonsumsi lebih banyak.

fruits

Berbeda dari makanan pokok seperti nasi, mi, roti, ubi, atau singkong, kandungan karbohidrat dalam buah sudah siap pakai. Dalam makanan pokok, kandungan karbohidrat kompleksnya masih harus dipecah dulu menjadi karbohidrat sederhana agar bisa digunakan tubuh sabagai sumber tenaga.
Sebaliknya, karbohidrat dalam buah sedah tersedia sebagai karbohidrat sederhana, berupa gula buah fruktosa dan glukosa, yang bisa langsung dimanfaatkan tubuh. Karena itu, buah-buahan lebih cepat memasok energi dibanding makanan pokok. Manfaat lain, buah banyak mengandung air, sehingga dapat menyumbang sebagian kecukupan air bagi tubuh.
Karena dimakan mentah, buah memasok lebih banyak zat antioksidan, karena kandungannya masih utuh. kandungan antioksidan dominan yang terdapat dalam buah secara umum berbeda menurut warna buah. Untuk mendapatkan khasiat lengkap buah-buahan, konsumsi buah sebaiknya diatur kombinasi warnanya.
Merah. Semangka, stroberi, tomat adalah contoh buah berwarna merah, umumnya kaya antosianin dan likopen. Antosianin mencegah infeksi dan kanker kandung kemih. Khasiat utama likopen menghambat kemunduran fungsi fisik dan mental, antara lain membuat kita tidak mudah pikun. Likopen juga mencegah kanker pankreas, mulut rahim, dan saluran cerna (ronggaa mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus besar dan dubur).
Jingga. Buah yang daging buahnya berwarna jingga, seperti mangga, pepaya, jeruk keprok, jeruk bali, melon jingga Honey Dew, sarat betakaroten. Fungsi betakaroten yang paling dikenal adalah menghambat proses penuaan sel, sekaligus meremajakan kembali sel-sel yang terlanjur menua. Makan banyak buah warna jinggadapat mempercepat pemulihan kerut.
sebagian betakaroten yang berubah menjadi vitamin A di dalam tubuh akan memacu sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesuburan pria. Buah kaya betakaroten menjauhkan kita dari risiko stroke dan jantung koroner, dengan cara mencegah menumpuknya kerak lemak pada dinding pembuluh darah, sehingga tidak terjadi penyumbatan (aterosklerosis).
Kuning. Buah warna kuning, seperti belimbing, nanas, blewah, pisang, markisa, umumnya kaya kalium. Membantun menurunkan tekanan darah tinggi. kesimpulan beberapa penelitian menyebutakn makanan kaya kalium bermanfaat mencegah stroke dan serangan jantung koroner. Pda pengidap hipertensi, risiko stroke berkurang 40 persen jika rajin makan buah warna kuning.
Nanas mengandung enzim bromelin. Minum jus nanas membantu mempercepat menyembuhan radang, gangguan pencernaan seperti diare dan mengencerkan darah ? sehingga tidak terjadi menyumbatan pembuluh darah, serangan jantung dan stroke.
Hijau. Sebagian besar buah-buahan warna hijau, seperti alpukat, melon, apel hijau Granny Smith, anggur hijau, kaya asam elagat yang berkhasiat menggempur bibit sel kanker jenis apapun. Lemak dalam alpukat termasuk jenis lemak tak jenuh tunggal, berkhasiat menurunkan kadar kolesterol darah, baik bagi kesehatan jantung dan mencegah impotensi. Buah warna hijaumembantu menormalkan tekanan darah, karena serat kaliumnya.
Putih. Duku, leci, lengkeng, rambutan, sirsak merupakan contoh buah yang daging buahnya berwarna putih. Berbeda dari buah-buahan berwarna, buah yang meliki daging buah putih kurang kaya senyawa antioksidan. namun banyak mengandung serat, sementara rambuatan kaya vitamin C.

Pondok Ikan Bakar Babe H. Lili terletak di Jl. Wahid Hasyim No. 38, Jakarta Pusat
Telp.: 021 – 31904707/0813 19389775

Kalo ngomongin ikan bakar di Jakarta, tempat ikan bakar yang satu ini tentu tidak bisa dilupakan, Pondok Ikan Bakar Babe H. Lili. Terletak di kawasan Sabang/Kb Sirih, di sekitar seberang Hotel Polygon, tepatnya di Jl. Wahid Hasyim. Keistimewaan dari kuliner satu ini adalah dari bumbu ikan bakarnya yang khas dan benar-benar meresap.

Katanya ikannya baru dibumbui setelah dibakar setengah matang, sehingga benar-benar meresap ke daging ikannya. Semu warna merah memperlihatkan bahwa tanpa sambel pun bumbu ikan bakar ini sudah cukup pedas. Tapi kalau masih kurang pedas, jangan takut, terdapat sambal istimewa yang menyertai ikan bakar ini, khusus racikan dari pondok ikan bakar ini.

Berbagai jenis ikan bisa kita nikmati disini, sebut saja: ikan kambing-kambing, baronang, kerapu, kakap, kue, bawal, hiu, dan ayam-ayam. Buat yang ingin mencoba menu ikan, kita juga dapat memesan berbagai olahan udang dan cumi. Masalah harga? Tidak murah tapi juga tidak mahal untuk ukuran Jakarta. Rata-rata harganya Rp.45ribu untuk satu ikannya (belum termasuk pajak). Untuk udang saus tiram bisa kita nikmati dengan harga Rp.35ribu.

Ayam Bakar Mas Mono

Para pencinta ayam bakar di Jakarta mungkin sudah tidak asing lagi dengan Ayam Bakar Mas Mono. Tempat makan yang sudah sering diliput berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Suatu saat saya berkesempatan untuk mengunjungi salah satu cabang dari Ayam Bakar Mas Mono di PSPT, Jalan Tebet Timur Dalam No. 48.

Tempat makan yang berpusat di Jl. Tebet Raya no. 57 ini baru mulai didirikan tahun 2000 dengan modal awal hanya Rp. 500rb. Terus berkembang, saat ini Ayam Bakar Mas Mono telah mempunyai tujuh cabang di Jakarta. Langganannya banyak dari kalangan artis, malah konon acara Empat Mata yang kesohor itu pun kerap memesan catering untuk crew dan pengisi acaranya dari sini. Apa sih istimewanya?

Menu utama yang disajikan dari tempat makan yang buka dari pukul 09.00-21.00 ini memang hanya ayam bakar. Ketika gigitan pertama kita langsung dapat merasakan betapa lembut daging ayam bakar yang disajikan, tanda bahwa pemilihan bahan baku dan pengolahannya benar-benar diperhatikan. Rasa manis yang tidak terlalu menyentak langsung memenuhi indera pengecap kita, ditimpali dengan sambal yang juara, tidak terlalu pedas dan tidak terlalu manis. Bumbunya benar-benar dapat kita nikmati sampai lapisan daging paling dalam, bahkan sampai tulang. Satu potong ayam dapat kita nikmati dengan harga Rp.7.000,- + nasi putih Rp.2.000,-

Sebagai tambahan menu, tahu dan tempe bacem goreng bisa kita pesan. Sama dengan ayam bakarnya, bumbu bacem yang digunakan untuk makanan berbahan dasar kedelai ini memang top. Tetap manis tapi tidak giung (terlalu manis dalam Bahasa Sunda). Menurut saya inilah salah satu kunci keberhasilan Mas Mono dalam meramu bumbu yang dapat diterima oleh banyak lidah orang Indonesia sehingga usahanya dapat melesat dalam waktu singkat, disamping harganya yang relatif murah untuk makanan di ibu kota ini. Harga satu potong tempe atau tahu adalah Rp. 1.500,-

Satu lagi yang juara di sini, Es Jeruk. Warna orange dari jeruk terpilih langsung hadir di meja saya, dan ketika mencoba menyeruput dari sedotan, rasa jeruk segar yang manis langsung dapat menyegarkan rongga kerongkongan kita yang kering. Hmmmm, jadi haus… Harga : Rp.4.000,-

Rumah Makan Seulawah

Di luar modifikasi mi secara modern, masyarakat di luar Jakarta dari puluhan tahun lalu sudah mengenal mi yang dimasak sesuai selera warga setempat. Mi aceh yang kini banyak bertebaran di Jakarta memang benar-benar berasal dari Aceh.

Kedai-kedai kopi di Aceh, kata Ratna Dwikora, pemilik Rumah Makan Seulawah yang menyediakan aneka menu makanan khas Aceh, selalu menyediakan mi aceh.

Kebiasaan menyantap mi aceh yang memiliki cita rasa kari kemudian ia bawa ke Jakarta. Tahun 1995, Ratna membuka rumah makan mi aceh dan bertahan sampai sekarang.

Rumah makan miliknya di Jalan Bendungan Hilir Raya, Jakarta Pusat, di seberang Rumah Sakit TNI AL Mintoharjo, tak pernah sepi dari tamu yang ingin menyantap mi yang kaya bumbu itu. Di dalam masakan jenis ini ada kepulaga, bumbu kari, cengkeh, sampai ketumbar.

Rasa minya lekat benar dengan kari, masakan asal India. Mi yang dimasak dengan sayuran, daging, ayam, atau makanan laut terasa agak pedas di lidah tetapi asyik.

Uniknya lagi, Ratna masih mendatangkan semua bumbu dari Aceh. ”Semua itu untuk menjaga cita rasa masakan agar tak berubah” tuturnya, Jumat (27/2).

Ia mengakui, pembuatan mi aceh tersebut cukup ribet, repot, karena harus melalui beberapa tahapan, tetapi cita rasa masakan tetap harus terjaga.

Kini, mi aceh, baik sajian Rumah Makan Suelawah maupun rumah lainnya, mulai banyak dikenal warga Jakarta dan sekitarnya. ”Sekarang banyak yang membuka kedai mi aceh. Pokoknya sejak ada tsunami, orang dari luar Aceh makin kenal Aceh dan mencari masakan khas kami,” ungkap Ratna.

Kegandrungan orang kepada masakan asal daerahnya juga tampak dari pengunjung yang mendatangi Kedai Pelangi di Jalan Wahid Hasyim Nomor 108, Menteng, Jakarta Pusat. Kedai mungil itu menyediakan masakan khas Makassar, tentu saja termasuk mi makassar yang mirip dengan ifu mi, salah satu jenis masakan China.

Mi makassar berbahan dasar mi telor yang helainya kecil, berwarna kekuningan, dan terasa lebih crispy daripada mi untuk ifu mi. Sebelum disiram kuah sayuran dan aneka daging sapi, ayam, atau makanan laut, mi lebih dahulu digoreng sampai kering.

”Ada tamu yang minta mi dipisah dari kuahnya, tetapi ada juga yang minta langsung di siramkan ke atas mi,” kata Femy Anan yang bersama suaminya, Benny Phieter, membuka kedai itu sejak tahun 2003.

Pasangan suami-istri ini sampai sekarang masih sering memasak sendiri makanan pesanan tamu walau kadang-kadang ia menyerahkan pembuatan mi makassar dan lainnya kepada koki kepercayaan mereka.

Sebenarnya porsi mi makassar amat besar, tetapi Femy menyesuaikan diri dengan porsi makan orang Jakarta. ”Yang makan bukan hanya orang Makassar, tetapi juga dari Jawa, bahkan turis dari Australia,” ujar Femy.

Untuk mempertahankan rasa dan sambal yang amat pedas, ia juga mendatangkan cabai dan tomat dari Makassar. (Soelastri Soekirno/Sarie Febriane/M CLARA WRESTI)

Jika berwisata ke Ancol, jangan hanya menikmati pantainya karena tempat wisata ini kini juga menawarkan wisata kuliner. Coba deh lebih teliti saat menyusuri kawasan wisata ini, maka Anda akan menemukan sebuah tempat “nongkrong” baru yang mengasyikkan dan mengenyangkan.

Di antara Putri Duyung Cottage dan Bandar Jakarta kini berdiri restoran baru bernama Seaside Suki. Dari namanya saja sudah jelas apa yang dijual restoran ini, pemandangan pantai dan suki, alias penganan rebus-rebusan ala Thailand. Dari restoran ini Anda bisa memandang monumen Ancol sambil menyantap lumpia isi duren.

Lumpia isi duren hanyalah salah satu dari 60 jenis penganan yang siap disajikan restoran yang buka tiga bulan lalu ini. Bermacam penganan atau suki itu dipajang di show suki atau semacam etalase tempat menaruh suki. Etalase ini terletak di dekat pintu masuk utama restoran tersebut. Pengunjung restoran bisa memilih sendiri makanan yang diinginkannya.

Sejumlah menu yang dipajang di show suki antara lain crab claw atau cakar kepiting, kepiting gulung, brokoli udang, crab steak, swekiau atau pangsit isi udang, berbagai jenis bakso ikan, serta sayur-mayur.

Setelah memilih sendiri penganan yang hendak disantap, para pengunjung tinggal cari tempat yang nyaman deh. Bisa langsung di tepi pantai atau ke ruangan ber-AC di lantai dua. Bahan makanan yang dipilih tadi akan diantar ke meja oleh pelayan. Pelayan juga menyiapkan tungku dan panci untuk merebus bahan makanan tadi.

Yang unik di Seaside Suki, bahan bakar yang dipakai untuk merebus adalah briket batu bara. Menurut pemilik Seaside Suki, Mulyaman Pranata, briket batu bara dipilih karena harganya terbilang murah, hanya Rp 3.000 per kilogram. Kelebihan lainnya adalah panas yang stabil dan tidak mudah padam oleh angin. “Jika kami menggunakan gas atau minyak mudah mati tertiup angin, maka dari itu kami menggunakan batu bara,” ujar Mulyaman.

Mulyaman menjelaskan bahwa rasa suki yang ditawarkannya tidak berbeda jauh dari rasa suki diThailand. Namun dia tetap berupaya agar rasa tersebut juga sesuai dengan lidah orang Indonesia.

Kata Mulyaman, kuah suki yang ditawarkannya ada dua jenis, yakni kuah tomyam yang asam dan pedas. Kuah kedua adalah kuah kaldu ayam.

Sementara itu, Chef Restoran Seaside Suki, Fedi, mengatakan kuah tomyam racikannya terbilang ekstrem. Pedas dan asamnya nendang. Untuk rasa pedas Fedi menggunakan cabai merah dan cabai rawit. Sedangkan untuk rasa asamnya Fedi menggunakan jeruk nipis. Tidak tanggung-tanggung jumlahnya. Untuk satu porsi suki , chef yang sudah enam tahun malang-melintang di dunia makanan laut ini membutuhkan sedikitnya 20 jeruk nipis.

Sedangkan untuk bumbu kuah ayam, Fedi hanya mengunakan kaldu ayam yang dicampur dengan garam dan bumbu penyedap masakan. Kedua kuah tersebut dihidangkan bersama dalam satu panci kecil yang diberi sekat. Agar panasnya tetap terjaga di bagian bawah panci ditaruh batu bara.

Sementara bahan suki yang dipilih pengunjung langsung dimasukkan ke kuah tersebut hingga matang. Selanjutnya warga Jakarta bisa langsung menyantap makanan Thailand yang berkuah pedas dan asam ini sambil ditemani angin laut yang kadang berhembus kencang dan kadang sepoi-sepoi.

Harga terjangkau

Sementara itu menurut Afip, bagian operasional Restoran Seaside Suki, setiap item suki yang ditawarkan di show suki harganya berbeda-beda, mulai dari Rp 6.800 hingga Rp 22.000. Menu suki yang ditawarkan berupa sayur-mayurseperti selada, bayam cina, dan topay atau sawi yang menyerupai bunga kol.

Selanjutnya ada segala jenis baso, seperti baso ling yang terbuat dari rumput laut, ikan tenggiri, dan ikan ekor kuning. Selain itu ada juga baso ayam jagung yang terbuat dari jagung, daging ayam, dan ikan tenggiri. Segala jenis baso tersebut dijual Rp 18.000 per porsi. Masing-masing porsi berisi lima butir bakso.

Selain baso dan sayur-mayur, di show suki juga dijual segala macam pangsit diantaranya pangsit isi udang, pangsit goreng dan pangsit singapur yang terbuat dari adonan ikan yang dihaluskan. Harga pangsit tersebut berkisar antara Rp 12.500 hingga Rp 18.000.

“Kami juga menjual gulung kepiting, yang terbuat dari daging kepiting yang dihaluskan lalu digulung dengan telur dadar yang digoreng tipis. Harga kepiting gulung ini satu porsinya sebesar Rp 20.000,” ujar Afip.

Selain menjual aneka macam suki, Seaside suki juga menyediakan nasi goreng nanas dan nasi goreng kelapa. Penampilannya sih tidak berbeda jauh dari nasi goreng pada umumnya. Namun ada tambahan aroma nanas dan kelapa yang membuat dua nasi goreng ini layak dicoba.

Nasi goreng nanas hadir dalam buah nanas yang dagingnya sudah dikerok. Sementara untuk nasi goreng kelapa, nasi dimasukkan ke kelapa, kemudian kelapa dibakar sehingga aroma kelapa menyatu dengan nasi goreng. Hmm..bayangkan saja.

Untuk camilan pembuka dan penutup ada lumpia duren dan singkong Thailand goreng. Menurut Fedi, lumpia duren terbuat dari duren yang dihaluskan, lalu digulung dengan kulit lumpia kemudian ditaburi tepung roti. Adonan durian tersebut kemudian didinginkan. “Setelah dingin barulah lumpia duren itu bisa digoreng.

Di sela toko-toko penjual barang antik dan alat-alat olahraga di Jalan Padangpanjang, Manggarai, Jakarta Selatan, terselip sebuah warung soto yang dipadati pengunjung setiap harinya. Di bagian depan warung dibentangkan kain putih yang juga berfungsi sebagai papan nama bertuliskan ’Soto Betawi Haji Husen’.

Pemandangan di warung soto betawi milik Haji Husen yang sederhana cukup kontras dengan deretan mobil pelanggannya yang diparkir berjajar di sepanjang Jalan Padangpanjang. Melihat ramainya warung soto betawi tersebut akhirnya Warta Kota singgah di sana untuk mencicipi semangkok soto betawi buatan Husen serta sepiring nasi putih.

Satu porsi soto betawi buatan Husen antara lain berisi potongan paru, babat, daging, serta lidah sapi, yang sebelumnya sudah digoreng. Namun, mereka yang memiliki selera khusus bisa memilih menunya sendiri, seperti lidah sapi saja atau paru saja.

Ditemui di sela kesibukannya melayani pelanggan, Minggu (8/2) siang, Husen menuturkan bahwa usaha dagang soto betawi yang digelutinya saat ini adalah usaha turun-temurun dari almarhum Kaiban, ayahnya.

Dikisahkan Husen bahwa ayahnya sudah berdagang soto betawi di kawasan Manggarai sejak sekitar tahun 1940-an. Husen adalah generasi keempat yang meneruskan usaha dagang soto tersebut. ”Setelah bapak saya, dua kakak saya yang melanjutkan usaha ini. Kemudian menurun ke saya sejak tahun 1964 hingga saat ini,” ujar pria asli Pasar Rumput ini.

Kini ia menetap di daerah Beji, Depok. Semula warung soto yang dikelola Kaiban, ayah Husen, terletak di Jalan Minangkabau, Manggarai. Warung soto tersebut kemudian pindah pada tahun 1960 ke Jalan Padang, masih di wilayah Manggarai, hingga tahun 1970. ”Setelah berdagang di Jalan Padang selama 15 tahun, sekitar tahun 1985 warung pindah ke Jalan Sultan Agung, juga di kawasan Manggarai, dan terakhir pindah ke warung ini tahun 1989 hingga sekarang,” ujar Husen.

Soto betawi yang dihidangkan oleh Husen memang cukup menggugah selera. Menu andalannya adalah potongan lidah sapi, paru, serta babat yang dicampurkan ke dalam kuah soto yang gurih karena santannya cukup kental, kemudian dicampur dengan racikan bumbu yang pas.

”Racikan bumbu yang saya buat memang kuncian dari orangtua saya. Tapi yang jelas kuah sup yang saya hidangkan cukup kental sehingga rasa soto menjadi gurih. Sementara untuk daging, lidah, serta paru sapi, agar empuk sebelum digoreng terlebih dahulu saya rebus,” ujar Husen.

Habis terus
Semula Husen hanya menjual soto betawi dengan daging sapi sebanyak 5 kilogram per hari. Saat itu, sekitar tahun 1989, warungnya juga masih berukuran 3 m x 3 m. Namun lantaran jumlah pelanggannya bertambah banyak, kebutuhan dagingnya juga terus meningkat. Saat ini, setiap harinya Husen butuh satu kuintal daging sapi serta empat panci besar kuah soto.

Untuk bisa menghasilkan kuah soto yang gurih, dalam sehari juga dibutuhkan sedikitnya 60 butir kelapa untuk diambil santannya. Daging sapi serta kuah soto sebanyak itu ternyata bisa habis terjual hanya sekitar tujuh jam berdagang pada hari Sabtu dan Minggu.

”Kalau Sabtu dan Minggu saya sudah buka sejak pukul 07.00 hingga pukul 17.00. Tapi biasanya soto buatan saya sudah habis terjual sekitar pukul 14.00. Sementara untuk hari biasa pada Senin hingga Kamis, biasanya soto buatan saya baru habis terjual pada pukul 17.00,” ujar Husen yang juga menyebutkan bahwa warungnya tutup pada hari Jumat.

Warung soto betawi itu menjadi salah satu warung yang menjadi pilihan para karyawan saat makan siang. Menurut Husen, biasanya pada hari Senin hingga Kamis, terutama jam-jam menjelang makan siang, pelanggannya sudah antre. ”Awalnya pelanggan yang datang adalah karyawan yang bekerja di sekitar Manggarai, selanjutnya para karyawan dari Kuningan, dan saat ini sudah hampir dari seluruh Jakarta yang datang ke sini,” katanya.

Sementara itu, pada Sabtu dan Minggu kebanyakan pelanggannya adalah keluarga yang menikmati liburan. Saking terkenalnya warung makan milik Husen itu, pelanggannya pada Sabtu dan Minggu juga banyak yang berasal dari luar daerah. ”Ada pelanggan dari luar Pulau Jawa yang menyempatkan makan di sini. Kebanyakan mereka dari bandara langsung ke sini hanya untuk membeli soto,” ujar Husen yang mematok harga Rp 15.000 untuk satu porsi soto betawi. (MUR)

Older Posts »